Struktur artikel ilmiah: pola IMRAD

Sebagian besar artikel penelitian empiris disusun dengan pola IMRAD: Introduction, Methods, Results, and Discussion (Pendahuluan, Metode, Hasil, dan Diskusi). Pola ini dipakai luas karena memudahkan pembaca menemukan informasi yang mereka cari. Selalu periksa pedoman penulis jurnal tujuan, karena sebagian jurnal memakai variasi, misalnya menggabungkan Hasil dan Diskusi.

Pendahuluan: mengapa penelitian ini perlu?

Pendahuluan bergerak dari yang umum ke yang khusus:

  1. Konteks: masalah apa yang dibahas dan mengapa penting.
  2. Apa yang sudah diketahui: ringkasan penelitian terdahulu yang paling relevan, bukan semua yang pernah ditulis.
  3. Celah: apa yang belum diketahui atau belum terjawab.
  4. Tujuan: pertanyaan penelitian atau hipotesis, dinyatakan dengan jelas di akhir pendahuluan.

Kesalahan umum: pendahuluan terlalu panjang, berisi definisi buku teks, atau tidak pernah menyatakan celah dan tujuan secara eksplisit.

Metode: bagaimana penelitian dilakukan?

Tulis cukup rinci agar peneliti lain dapat mengulang atau menilai penelitian Anda:

  • Desain penelitian.
  • Partisipan atau sampel, dan cara pemilihannya.
  • Instrumen, bahan, atau sumber data.
  • Prosedur pengumpulan data.
  • Teknik analisis, termasuk perangkat lunak yang dipakai.
  • Persetujuan etik, jika penelitian melibatkan manusia atau hewan.

Hasil: apa yang ditemukan?

Sajikan temuan secara objektif, sesuai urutan pertanyaan penelitian. Gunakan tabel dan gambar untuk data yang rumit, lalu jelaskan poin utamanya dalam teks tanpa mengulang semua angka. Simpan interpretasi untuk bagian Diskusi.

Diskusi: apa artinya?

  • Jawab pertanyaan penelitian berdasarkan hasil.
  • Bandingkan dengan penelitian terdahulu: apa yang sejalan, apa yang berbeda, dan mengapa.
  • Jelaskan implikasi teoretis dan praktis.
  • Akui keterbatasan penelitian secara jujur.
  • Sarankan arah penelitian berikutnya.

Kesalahan umum: mengulang hasil tanpa menafsirkannya, atau menarik kesimpulan yang lebih luas daripada yang didukung data.

Bagian lain yang hampir selalu ada

  • Judul, abstrak, dan kata kunci: dibahas di panduan tersendiri.
  • Kesimpulan: ringkas, menjawab tujuan, tanpa memperkenalkan temuan baru.
  • Pernyataan: kontribusi penulis, pendanaan, konflik kepentingan, ketersediaan data, sesuai ketentuan jurnal.
  • Daftar pustaka: hanya sumber yang benar-benar dikutip, dengan gaya yang diminta jurnal.

Bagaimana dengan artikel yang bukan penelitian empiris?

Tinjauan pustaka, artikel konseptual, dan studi kasus memakai struktur berbeda. Tinjauan sistematis, misalnya, umumnya mengikuti pedoman pelaporan tersendiri seperti PRISMA. Ikuti struktur yang diminta jurnal untuk jenis naskah tersebut.

Sumber dan bacaan lanjut

  • Sollaci, L. B., & Pereira, M. G. (2004). The introduction, methods, results, and discussion (IMRAD) structure: a fifty-year survey. Journal of the Medical Library Association, 92(3), 364–371. PMC442179
  • EQUATOR Network: kumpulan pedoman pelaporan penelitian, termasuk PRISMA.

Panduan ini berisi informasi umum. Ketentuan setiap jurnal dapat berbeda; selalu ikuti pedoman penulis jurnal tujuan. Lihat semua panduan